Posts

D. Menanggapi Teks Berita yang Disimak

Pernahkah kamu menyimak berita di televisi, radio, atau media daring lalu merasa ingin memberikan pendapat? Bagaimana cara menyampaikan tanggapan yang baik terhadap berita yang kita dengar? Apakah semua tanggapan boleh disampaikan tanpa memperhatikan isi berita? Pertanyaan-pertanyaan tersebut penting karena menanggapi teks berita tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Kita perlu memahami isi berita terlebih dahulu sebelum memberikan komentar atau pendapat. Menanggapi teks berita yang disimak berarti memberikan respons berupa pendapat, kritik, saran, atau pertanyaan berdasarkan informasi yang telah didengar. Tanggapan yang baik harus disampaikan secara santun, logis, dan sesuai dengan fakta yang ada dalam berita. Selain itu, tanggapan sebaiknya tidak mengandung unsur penghinaan, emosi berlebihan, atau informasi yang belum tentu benar. Dalam memberikan tanggapan, kita perlu memperhatikan isi pokok berita, sumber informasi, serta dampak dari peristiwa yang diberitakan. Sebagai cont...

C. Menilai Kebenaran Informasi dalam Teks Berita

  Pernahkah kamu membaca sebuah berita yang ternyata tidak benar? Bagaimana cara kita memastikan bahwa informasi yang kita baca memang sesuai fakta? Apakah semua berita yang tersebar di media sosial dapat dipercaya begitu saja? Pertanyaan-pertanyaan tersebut penting untuk dipahami karena saat ini informasi sangat mudah tersebar dan tidak semuanya benar. Oleh sebab itu, kita harus memiliki kemampuan untuk menilai kebenaran informasi dalam teks berita agar tidak mudah terpengaruh oleh berita palsu atau hoaks. Menilai kebenaran informasi dalam teks berita berarti memeriksa apakah isi berita tersebut berdasarkan fakta yang dapat dibuktikan. Berita yang benar biasanya mencantumkan sumber yang jelas, menggunakan bahasa yang objektif, serta memuat unsur 5W + 1H (apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana). Selain itu, berita yang dapat dipercaya tidak mengandung opini pribadi yang berlebihan atau kata-kata yang bersifat provokatif. Sebagai pembaca yang kritis, kita harus membaca...

Materi Teks Berita

Image
B. Mengenali Struktur Dan Unsur Teks Berita  Saat membaca sebuah berita, pernahkah kalian merasa bahwa informasi terpenting selalu ada di paragraf awal? Mengapa penulis berita menempatkan bagian terpenting di awal tulisan? Teks berita disusun dengan pola yang disebut piramida terbalik, yaitu susunan penulisan berita yang meletakkan informasi paling penting di bagian awal, kemudian diikuti informasi yang tingkat kepentingannya semakin berkurang. Struktur teks berita ini terdiri atas tiga bagian utama, yaitu kepala berita, leher berita, dan tubuh berita. Jika diperlukan informasi tambahan yang tidak terlalu penting, penulis dapat menambahkannya pada bagian ekor berita. Bagian paling awal dalam teks berita disebut kepala berita. Pada bagian ini, wartawan menyampaikan inti peristiwa yang paling penting untuk diketahui pembaca. Kepala berita memuat jawaban atas unsur-unsur berita yang dikenal dengan adiksimba, yaitu apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana. Penempatan informas...

Materi Teks Berita

Image
A. Informasi Akurat dan Aktual Pada Teks Berita  1. Menemukan Informasi Akurat dan Aktual Pada Teks Berita       Pernahkah kalian membaca berita di surat kabar, televisi, atau internet? Apa yang biasanya kalian lakukan saat membaca sebuah berita? Apakah kalian hanya membaca sekilas atau mencoba memahami isinya secara mendalam? Kegiatan membaca teks berita merupakan langkah awal untuk mengetahui peristiwa yang sedang terjadi di sekitar kita. Dari membaca berita, pembaca memperoleh berbagai informasi tentang suatu kejadian yang disampaikan oleh wartawan melalui media massa. Setelah membaca teks berita, pembaca perlu melakukan membaca intensif . Lalu, apa yang dimaksud dengan membaca intensif teks berita? Membaca intensif adalah kegiatan membaca secara teliti dan mendalam untuk memahami isi berita, menemukan informasi penting, serta menilai kelayakan suatu peristiwa untuk dijadikan berita. Dengan membaca intensif, pembaca tidak hanya mengetahui peristiwa yang terja...

Hasil Telaah Video Pembelajaran Berdiferensiasi

Image
Assalamualaikum Wr. Wb. Bapak/Ibu guru hebat, mohon bantuannya untuk memberikan pendapat bapak/ibu pada kolom komentar untuk hasil telaah saya. Publikasi hasil telaah ini merupakan salah satu tugas dalam mengikuti PPG Guru Tertentu 2025, Tahap 1 Tahun 2025.  Berikut saya lampirkan tabel hasil telaah. Untuk bisa melihat file  Hasil Telaah !

Perumusan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Image
Pada akhirnya kepekaan dan tindakan cerdas dan rasional yang menang. Dengan memanfaatkan hubungan-hubungan baiknya dengan Jepang, Ahmad Subarjo pada malam 16 Agustus 1945 telah meminta jasa baik Laksamanana Maeda untuk meminjam rumahnya sebagai tempat rapat para pemimpin Indonesia yang terhimpun dalam PPKI. Maeda mengabulkan dan menyediakan dirinya untuk membantu segala sesuatu dalam batas wewenangnya. Rumah Maeda lebih terjamin keamanannya dari ancaman pihak manapun, termasuk dari pihak Angkatan Darat Jepang dan Kempetainya yang sewaktu-waktu dapat mengambil tindakan semena-mena dalam upaya mereka mencegah kemerdekaan Indonesia. Setelah pertemuan di Rumah Sumubucho, Bung Karno dan Hatta langsung menuju Rumah Laksamana Maeda. Hatta menyebutkan bahwa disana telah berkumpul semua anggota PPKI. Di dalam rumah Maeda, di ruang tengah sudah duduk Bung Karno, Bung Hatta, Ahmad Soebarjo, Sukarni, Sayuti Melik, melingkar di sebuah meja budar. Setelah duduk sebentar melaporkan hasil pembicaraan ...

Pemerintahan Sultan Agung pada masa Kerajaan Mataram Islam

Image
Sutawijaya merupakan raja pertama yang bergelar Panembahan Senopati ing Alaga Sayidin Panatagama. Pusat Kerajaan Mataram ada di Kota Gede, sebelah tenggara Kota Yogyakarta sekarang. Panembahan Senopati digantikan oleh putranya yang bernama Mas Jolang (1601-1613). Mas Jolang kemudian digantikan oleh putranya yang bernama mas Rangsang yang kemudian lebih dikenal dengan nama Sultan Agung (1613-1645). Pada masa pemerintahan Sultan Agung, Kerajaan Mataram mengalami puncak kejayaan.  Sultan Agung berhasil memperluas wilayah Mataram ke berbagai daerah. Disamping berusaha menguasai dan mempersatukan berbagai wilayah di Jawa, Sultan Agung juga ingin mengusir VOC dari Kepulauan Indonesia. Kemudian diadakan dua kali serangan tentara Mataram ke Batavia tahun 1628 dan 1629.  Mataram berkembang menjadi negara agraris. Dalam bidang pertanian, Mataram mengembangkan daerah-daerah persawahan yang luas. Pulau Jawa bagian tengah adalah daerah pertanian yang subur dengan hasil utamanya adalah bera...