Kiprah Portugis di Malaka
Raja Portugis mengutus Diogo Lopes de Sequeira untuk menemukan Malaka dan menjalin hubungan persahabatan dengan penguasanya setelah mendengar laporan dari pedagang Asia mengenai kekayaan Malaka. Diogo Lopes de Sequeira diminta untuk menetap di Malaka sebagai wakil raja Portugal disebelah timur India. Tugas ini tidak mungkin dicapai oleh Diogo Lopes de Sequeira seluruhnya pada tahun1509. Awalnya Diogo Lopes de Sequeira disambut baik oleh Sultan Mahmud Syah, namun kemudian Komunitas Dagang Internasional yang ada di kota itu meyakinkan Mahmud bahwa Portugis adalah suatu ancaman berat. Akhirnya Sultan Mahmud berbalik melawan Diogo Lopes de Sequeira dan hanya penahlukan yang dapat dilakukan Portugis untuk memperkokoh diri. Pada bulan April 1511 Albuquerque melakukan pelayaran dari Goa, dan melancarkan peperangan. Namun pihak Malaka terhambat oleh pertikaian sengit antara Sultan Mahmud dan anaknya. Dalam perang ini di menangkan oleh pihak Portugis karena daya tembak, kebulatan tekat, dan keberaniannya.
Portugis telah menguasai Malaka, namun mereka tidak menguasai perdagangan Asia yang berpusat disana. Portugis menghadapi banyak masalah. Mereka tidak pernah dapat mencukupi kebutuhannya sendiri dan sangat bergantung pada pedagang pemasok. Mereka kekurangan dana dan sumber daya manusia. Dalam organisasi mereka terdapat peraturan yang tumpang tindih dan membingungkan, ketidakefisienan, serta korupsi. Gubernur mereka turut berdagang di Malaka demi keuntungan mereka sendiri. Hal ini melanggar monopoli perdaganganyan yang seharusnya mereka jaga. Para pedagang Asia mengalihkan sebagian besar perdagangan mereka ke pelabuhan lain dan menghindari monopoli Portugis dengan mudah.
Disebelah barat Nusantara dengan cepat Portugis tidak lagi menjadi suatu kekuatan yang revolusioner. Keunggulan teknologi mereka yang terdiri atas teknik-teknik pelayaran dan militer dengan cepat berhasil dipelajari oleh saingan-saingan mereka dari Indonesia, meriam Portugis dengan cepat direbut oleh orang Indonesia yang merupakan musuh mereka.
Comments
Post a Comment