Masjid Jami' Wali Limbung sebagai Bentuk Penghormatan untuk Sang Wali



Wali Limbung dikatakan berasal dari Jidah, kemudian datang ke tanah Jawa sebagai salah satu anggota missi yang dipimpin oleh Syekh Maulana Malik Ibrahim yang datang di tanah Jawa (Gresik) pada tahun 1379.  Penyebutan Wali Limbung ini karena beliau bermukim di Desa Klimbungan. Pada tahun 1420, Wali Limbung mendirik masjid sebagai sarana tempat beribadah. Masjid ini diresmikan pada hari Jumat Pahing. Sampai kira-kira tahun 1911, Masjid Wali Limbung merupakan salah satu masjid terbesar di daerah Kecamatan Ngadirejo. Banyak para pengunjung yang datang untuk mengaji dan sholat berjamaah di Masjid Wali Limbung. Atas prakarsa dari Bapak Kyai Abdullah dari Desa Terasan, Magelang, maka dilakukanlah pemugaran pada Masjid Wali Limbung untuk pertama kali. Pemugaran ini dilakukan pada tahun 1911-1912. Pada tahun 1948, baru dilakukan pemugaran kembali untuk yang kedua kali. Pemugaran ini disponsori oleh Bapak Haji Maksun dan Haji Abdurrahman. Sampai saat ini Masjid Wali Limbung berfungsi sebagai tempat ibadah bagi umat Islam, baik yang berasal dari Desa Klimbungan dan sekitarnya maupun dari luar daerah.  Masjid Wali Limbung juga digunakan sebagai tempat pusat kegiatan agama seperti, pengajian rutin setiap Jumat Pahing dan tempat berziarah bagi orang-orang yang bernazar. 

Dalam penulisan sejarah ini masih perlu dikaji dan diteliti lebih lanjut. Tulisan ini hanya bertujuan untuk memberikan informasi kepada khalayak tentang Masjid Wali Limbung. 

Sumber: tidak dipublikasikan

Foto diambil dari dokumen Facebook Masjid Wali Limbung

Comments

  1. Siapakah sebenarnya Wali Limbung yang mendirikan masjid Jami' Wali Limbung tersebut? Apakah ia berasal dari keluarga bangsawan(kerajaan), rakyat biasa, ataukah seorang ulama?

    ReplyDelete
  2. Apakah hubungan antara Wali Limbung dengan Bapak Kyai Abdullah?
    Apakah ada alasan khusus dari Kyai abdullah untuk memprakarsai pemugaran? Jelaskan (jika ada)
    Apa perbedaan masjid tsb setelah dan sebelum dilakukan pemugaran?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tidak ada hubungan saudara tapi mereka sama-sama ulama. Perbedaannya? Boleh baca buku saya nanti

      Delete
  3. Pada tahun berapa di lakukan pemugaran yang kedua kali pada Masjid Wali Limbung?

    ReplyDelete
  4. Apakah hubungan wali limbung dengan Sultan Agung penguasa Mataram Islam pada masa pemerintahan batavia?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Perlu dilakukan penelitian Mbk, karena eranya beda Mbk. Jika Wali Limbung datang bersamaan dengan Sunan Gersik abad ke 14 Sultan Agung Abad 17

      Delete
  5. Apa tujuan wali limbung datang ketanah jawa bersama para wali lainnya?

    ReplyDelete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apa alasan wali Limbung datang ke tanah jawa

      Delete
    2. Apa ada hikayat yang berisi tentang hubungan mataram atau voc???

      Delete
    3. Apa hubungannya Mataram, VOC, Hikayat, dan materi yang saya uraikan Mbk?

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Mobilisasi Massa pada Masa Pendudukan Jepang (Kumiai dan Kebijakan Wajib Padi)

Materi Teks Berita

Hasil Telaah Video Pembelajaran Berdiferensiasi